Postingan

Menampilkan postingan dengan label Belajar mupon

#3 Nikmatnya Peran Pengganti

Gambar
Pikir keras yang telah terlaksana mengajarkan cara bertahan yang begitu kuat Kali ini memang sudah kali ketiga babak belur dalam tempurung yang sama Bukannya jera malah aku tenggelam dalam nikmatnya rasa Suasana yang kita bangun disana memang tidak mudah adanya Lagi lagi dipaksa untuk bisa padahal itu bukan kita hahaha .. Tapi akhirnya juga bisa mengisi bagian hampa dalam dekapan sang bunda Ini sudah begitu lama berlelah lelah menganalisa kasus yang tidak kunjung menemukan nilai yang sempurna Setelahnya ku lihat anak kita yang lain tumbuh dan berkembang layaknya yang dia inginkan Kita yang mulai rapuh dan putus asa bisa bangkit lagi karena semangatnya tidak pernah padam Untuk mu yang sudah berjuang melawan bumerang dalam diri sendiri, kamu hebat! English debate, Yap! untuk tahun ketiga yang mengaggumkan ini banyak nano nanonya. Tempat latihan lah, waktu latihan lah, apalagi manusianya haha seru deh! Terima kasih untuk kerja kerasnya ya. Fakultas pasti bangga de...

#2 Memperbarui yang Sedang Banyak Tanya

Gambar
Mata yang masih sayup-sayup ini mencoba merangkak menyingkap fajar yang sebentar lagi tiba Pesan grup yang sibuk centang centing jadi pengingat merdu yang memaksa bangkit Kami siapkan kaos putih tanda sucinya niat yang ingin disuntikkan Kami runutkan jalan baru karena badai tanya menghantui kami sang korek malang yang menunggu siraman terdahulu Ramainya angin Minggu pagi ini tidak mudah mengeringkan air liur yang mulai surut karena belum sempat diisi ulang tadi pagi Terus mencari, akhirnya para prajurit mulai berdatangan satu persatu Korek api ku yang sedari tadi sudah siap, langsung ambil langkah sesuai tugas yang telah diakui Prajurit siap tempur sudah dibagi-bagi disegala penjuru Baiklaah.. Kini tugas sang korek api untuk memancarkan cahaya dalam dirinya agar dapat senantiasa menjaga prajurit tempur selalu dalam tuntunan Waktu berlalu cepat, tidak lah mudah tapi tidak pulalah begitu sulit Lagi-lagi selalu ada kenikmatannya tersendiri Kita sama-sama...

#1 Memulai Tapak Kaki

Gambar
Ruangan kala itu dingin sekali, rasa-rasanya ingin ku peluk saja beruang lucu berjas kuning disamping ku ini Atmosfir yang masih perlu dipahami lebih dalam memaksa kami untuk bisa bermain peran Menunduk seharian sembari berpikir, menulis, mendengar dan kadang harus berlari-lari kecil mengejar waktu yang padahal jalan kaki Paksaan sigap dan waspada ditengah tenangnya badai persidangan yang memaksa raga tetap bertahan Tapi entahlah... rasa ini mulai nikmat Senyum lebar yang memaksa urat kepala berdenyit kencang ini selalu nikmat untuk dilakukan Sapaan khas dari kawan seperjuangan juga selalu nikmat didengarkan Apalagi semangat mereka, selalu terlecut seiring pelukan palu sidang pada peraduannya